Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jadi Kebanggaan Kabupaten Brebes, Ini Lima Kelebihan Desa Grinting

| Kamis, Mei 20, 2021 WIB | 0 Views

 


Brebesraya.com - Desa Grinting sudah bertransformasi menjadi salah satu desa yang maju di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Geliat ekonomi tampak begitu mencolok di desa tersebut. Bukan karena pembangunan pabrik yang begitu massif di Brebes namun karena hidupnya sektor wirausaha di wilayah itu.

Sepanjang jalan utama desa yang sudah beraspal, Jl. D. Sudrajat berjejer rapih masyarakat yang menjajakan barang dagangannya. Pemandangan tersebut sangat jarang terlihat di wilayah pedesaan Brebes.

Hidupnya roda perekonomian desa tidak lepas dari pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui aspirasi anggota dewan dan dana desa. Dampak dari pembangunan tersebut kini dirasakan oleh masyarakat. Maka tak heran jika roda perekonomian di Desa Grinting bergairah.

Ini lima kelebihan Desa Grinting sehingga menjadi kebanggaan Kabupaten Brebes. Berikut ulasannya:

Anggota DPRD Teladan

Anggota DPRD Brebes, Wamadiharjo Susanto. Foto: Saiful Akrom

Desa Grinting memiliki satu anggota DPRD dari Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS), Wamadiharjo Susanto. Lewat dia, masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhannya.

Sebelum Wamadiharjo menjadi wakil rakyat, Desa Grinting memiliki jalan yang rusak dan minim penerangan umum. Namun setelah masyarakat bersepakat mengusungnya pada 2014 dan menang, bapak dua anak itu langsung menyerap aspirasi dan membangun infrastruktur di Desa Grinting.

Komitmennya membangun desa, mengantarkannya ke periode yang kedua duduk di DPRD Kabupaten Brebes. Menurut Wamadiharjo, bukan hanya di Desa Grinting)namun di desa lain yang ada di daerah pemilihan (dapil) 6.

"Saya membangun sebenarnya bukan hanya di Desa Grinting tapi beberapa tempat di Dapil 6. Namun jalan yang bagus itu impian saya sejak SMP. Kalau saya berangkat ke sekolah jalan rusak parah, apalagi mau ke tambak. Setelah disumpah menjadi dewan, saya memperjuangkan aspirasi menjalankan amanah secara profesional," kata Wamadiharjo.

Dia menambahkan jika menjadi dewan dibatasi hanya lima tahun. untuk itu dalam batas waktu tersebut harus benar-benar bermanfaat untuk umat.

Grup Facebook Jual Beli Desa Terbesar

Masyarakat Desa Grinting melek media sosial (medsos). Pada 27 Juli 2015, Muhammad Saiful Hadi membuat grup facebook Desa Grinting dengan fungsi utamanya yaitu menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama.

Namun seiring berkembangnya kebutuhan masyarakt desa, grup tersebut berubah menjadi Pasar Desa Grinting dengan anggota 15.533 per 30 September 2020. Di grup tersebut masyarakat bisa mengunggah barang dagangan atau jasa dan akan diantarkan ke tempat tujuan oleh pedagang atau jastip Wongjawa Slam. Grup tersebut memiliki tagline posting, deal, kirim.

"Alhamdulillah perjuangan membangun perekonomian melalui medsos tidak sia-sia, banyak masyarakat yang terbantu. Saya tidak sendiri ada empat admin lainnya. Selain itu ada grup facebook Desa Grinting tempat forum diskusi masyarakat yang beranggotakan 5.264 akun facebook," kata Saiful.

Masyarakat Aktif Berorganisasi

Ilustrasi organisasi KPPMG. Foto: Seputar Grinting

Desa Grinting memiliki ghirah organisasi yang begitu besar, terlihat banyaknya organisasi atau kelompok yang ada. Organisasi tertua di desa yaitu Jamiyah Sholihin. Pada perkembangannya anggota jamiyah tersebut kemudian membentuk ranting NU dan Muhammadiyah di desa.

Ada juga organisasi Keluarga Pemuda, Pelajar, Mahasiswa Grinting (KPPMG), pada September lalu berumur 37 tahun. Selain itu ada jamiyah ibu-ibu, Karang Taruna, Forum Komunikasi Antarpaguyuban (FKAP), Pemuda Pancasila dan puluhan paguyuban lainnya seperti Yell Boys, Sondomen, Pascal dan lain-lain.

"Alhamdulillah kami memiliki banyak organisasi yang positif. Rasa gotong royong dan solidaritas menjadi kunci utama pembangunan di desa kami," kata Sekdes Grinting, Trima.

Mengutamakan Pendidikan

SDN Grinting 02. Foto: Seputar Grinting

Pendidikan formal dan agama sangat diutamakan. Karena masyarakat percaya masa depan desa ada di tangan generasi penerus.

Di desa tersbut bangunan sekolah cukup bagus dibandingkan desa lainnya. Gedung SDN 01 dan 02 terlihat megah dan berlantai dua. Sekolah PAUD/TK pun tersedia, bahkan hingga tingka SMA. Selian itu diniyah juga tersedia.

Wisata Mangrove Alas Jaran

Wisata Mangrove Alas Jaran. Foto: Warno

Desa Grinting juga memiliki destinasi pariwisata yaitu Mangrove Alas Jaran. Pembentukan wisata tersebut merupakan gagasan Pokdarwis dan Pemerintah Desa Grinting.

Di tempat wisata itu, pengunjung bisa menggunakan perahu kecil untuk menyusuri hutan mangrove dan melintasi Sungai Surnya hingga ke muara laut. Untuk mencapai lokasi tersebut, pelancong harus menuju ke wilayah utara desa kurang lebih 3 km

×
Berita Terbaru Update