Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Minta PNS Beli Beras Perum Bulog, Bupati Brebes: Ini Demi Pertanian Kita

21.5.21 | Jumat, Mei 21, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-08-03T22:41:25Z

Brebesraya.com - Pemkab Brebes meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya berkontribusi terhadap sektor pertanian di Kabupaten Brebes untuk membantu penyerapan beras petani. Caranya, ASN membeli beras hasil panen petani Brebes melalui Perum Bulog.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, gerakan ASN membeli beras petani merupakan program Pemkab Brebes yang bekerjasama dengan Perum Bulog wilayah Karesidenan Pekalongan. Program serap gabah (Sergab) mandiri merupakan kerjasama antara kelompok tani, Bulog, dan Pemkab Brebes.

"Dalam kerjasama ini nanti gabah petani akan diserap oleh Bulog. Kemudian dari gabah itu akan dijadikan beras yang kemudian beras itu akan didistribusikan kepada ASN. Langkah ini sebagai  upaya bela beli produk Kabupaten Brebes. Khususnya sektor pertanian dengan komoditas padi," kata Idza Priyanti usai menandatangani MoU dengan Bulog Cabang Cimohong, Kamis (20/5/2021).

Ia menambahkan, saat ini produksi padi di Kabupaten Brebes meningkat sehingga Pemkab Brebes berupaya membantu para petani untuk serapan gabah. Terlebih kondisi ekonomi saat ini yang dihantam pandemi COVID-19, menyerap gabah petani merupakan upaya untuk pemulihan ekonomi.

"Kita harus membeli hasil panen para petani yang sebelumnya serapan gabah dilakukan oleh Bulog. Ini demi petani kita. Kita sudah melaksanakan MoU antara kelompok tani dengan Bulog dan Bulog dengan pemkab Brebes," jelasnya.

Menurut dia, potensi pertanian di Kabupaten Brebes, khususnya komoditas padi agar dikelola bersama dengan sistem yang transparan. Ia berharap 9.000 ASN di lingkungan Pemkab Brebes bisa berperan aktif dalam kerjasama ini. Ia juga meminta Bulog bisa menjamin beras dengan kualitas premium untuk ASN.

"ASN di lingkungan Pemkab Brebes itu ada kurang lebih 9 ribu orang. Kami berharap ASN kita bisa berperan aktif membantu petani kita," ungkapnya

Sementara itu, Kepala Cabang Perum Bulog Cimohong, Heriswan menuturkan, selama ini pihaknya sudah melakukan penyerapan gabah petani di wilayah Karesidenan Pekalongan, termasuk Kabupaten Brebes.
Ia menyebut, ada beberapa kategori Bulog bisa menyerap gabah petani lokal. Di antaranya seperti kadar air karena barang akan disimpan sangat lama di gudang.

"Gabah Brebes itu kadar airnya sampai 14 persen dan ini kadar air paling tinggi. Tapi untuk kualitasnya bagus. Kalau kadar air tinggi itu tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama. Untuk mengantisipasi itu Bulog bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dengan tetap membeli padi petani walaupun kadar airnya melebihi yang kemudian akan dijual ke ASN," katanya.

Bulog pun menjamin, dari gabah akan menghasilkan beras dengan kualitas premium. Pihaknya juga akan menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.800 per kilogram. Sementara pihaknya akan menyerap gabah petani dengan harga Rp. 8.300 per kilogram.

Sumber:PanturaPost.com

×
Berita Terbaru Update