Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lahan Tidur Eks Lapangan Terbang TNI AD di Brebes Ditanami Jagung

5.8.22 | Jumat, Agustus 05, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-06T01:38:59Z

 


Brebesraya.com - Lahan tidur eks lapangan terbang TNI AD di Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom, Brebes kini disulap menjadi area penanaman jagung.

Hal itu ditandai dengan penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare oleh Bupati Brebes Idza Priyanti dan Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki, Rabu 3 Agustus 2022.

“Komoditas Padi dan Jagung merupakan komoditas strategis dan menjadi prioritas nasional dalam RPJMN tahun 2020-2024, dengan indikator prioritas nasional adalah ketersediaan beras serta produksi jagung,” kata Bupati Brebes Idza Priyanti.

Di Kabupaten Brebes, menurut Idza, memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan komoditas jagung. Penggunaan lahan sawah untuk menanam JagungJmencapai 62.703 hektar atau sekitar 37,7 % dari total wilayah Kabupaten Brebes.

Meski sawah menjadi lahan yang potensial untuk pengembangan pertanaman jagung, tetapi tanam Jagung juga bisa dikembangkan di sela-sela tanaman Perhutani. Juga di lahan tadah hujan maupun lahan tidur (lahan yang belum dimanfaatkan untuk pertanian) dengan memperhatikan ketersediaan air.

Karena itu, bertepatan dengan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Brebes, Pemkab bersama TNI bersinergi menanam jagung. Dengan melibatkan masyarakat dan kelompok tani menanam jagung di lahan milik TNI seluas sekitar 11 hektar di Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom.

Dandim 0713/Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki menyampaikan, bahwa Kodim Brebes memanfaatkan 2 hektar dari 11,6 hektar lahan tidur eks lapangan terbang TNI-AD Songgom.

“Pengolahan lahan juga melibatkan kelompok tani (Poktan) Songgom. Poktan bersama Babinsa akan merawat tanaman Songgom dengan bimbingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Songgom,” terang Tentrem.

Menurutnya, kegiatan ini juga dapat dijadikan momen untuk meningkatkan sinergi maupun silaturahmi dengan para petani dan masyarakat sekitar. Dengan dilibatkannya masyarakat sekitar diharapkan bisa menambah income saat panen nanti.

Tentrem juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi para gapoktan lainnya untuk menanam jagung di lahan aset milik Kodim tersebut. Ia juga menghimbau masyarakat tani agar tidak membuka lahan tanam dengan merambah hutan. Pasalnya, pengembalian kelestarian hutan sangat penting fungsinya baik untuk mencegah bencana alam, ketersediaan air tanah, mencegah percepatan pemanasan global, maupun untuk generasi selanjutnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi menyampaikan, pihaknya memberikan bantuan berupa bibit jagung sebanyak 50 kg varietas bisi atau jagung hibrida, pupuk organik 1 ton, dan pembuatan sumur air tanah dangkal serta peminjaman pompa air.

Bantuan tersebut, merupakan implementasi dari MoU antara Kementan RI dengan TNI-AD pada 29 September 2020, tentang percepatan penyediaan pangan nasional melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian dan pendampingan percepatan tanam dan peningkatan produksi pangan. (tegal.ayoindonesia.com)

×
Berita Terbaru Update