Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hadiri Musda Ikal Lemhannas Jateng, Gus Yasin Tunggu Masukan Atasi Persoalan Sosial

| Sabtu, Oktober 29, 2022 WIB | 0 Views

 

Brebesraya.com - Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Ikal Lemhannas) diharapkan memberikan saran dan rekomendasi terkait berbagai masalah sosial di masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri penutupan Musyawarah Daerah pertama DPD Ikal Lemhannas Jateng, di Hotel Patra Semarang, Sabtu (29/10/2022).

Wagub menilai, para anggota Ikal Lemhannas merupakan tokoh-tokoh yang telah memiliki kualitas, dan terbukti mampu bekerja dalam profesinya masing-masing. Sehingga, persoalan-persoalan sosial di masyarakat bisa dipelajari, serta dicari solusi yang paling baik untuk dijalankan pemerintah.

“Kami hanya berharap dan menunggu program kerja dari Ikal Lemhannas. Dengan harapan masukan panjenengan semua benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Jateng,” kata Gus Yasin, sapaannya.

Wagub menambahkan, kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini bisa dikatakan tidak baik-baik saja. Berbagai masalah dunia seperti perang Rusia-Ukraina, ketegangan Taiwan-China, disinyalir akan mempengaruhi kondisi Indonesia.

Dia meminta DPD Lemhannas bisa hadir dan membantu pemerintah, mengurai solusi atas dampak-dampak yang ditimbulkan oleh permasalahan dunia.

“Kami minta saran dan pendapat anda semua. Kami tunggu. Kita butuh masukan para profesor dari Lemhannas,” tegasnya.

Ketua Umum DPP Lemhannas, Agum Gumelar, meminta Lemhannas Jateng bisa bersinergi dengan pemerintah. Sebagai mitra pemerintah, lanjutnya, sudah menjadi tugas anggota Lemhannas untuk memberikan sumbangsih berupa kajian strategis serta rekomendasi atas masalah yang ada.

“Jadilah mitra pemerintah, berikan masukan kepada pemda agar bisa memberikan support mengenali masalah yang dihadapi masyarakat Jateng. Lakukanlah penyampaian solusi, saran hasil kajian kita dengan elegan,” kata Agum.

Lebih jauh, Agum menegaskan Lemhannas juga perlu membantu pemerintah dalam mencegah radikalisme. Dia ingin seluruh anggota Lemhannas mengajak masyarakat untuk memberikan pemahaman, Indonesia adalah negara dengan landasan ideologi Pancasila.

“Kalau detik ini ada pemikiran yang ingin mengganti Pancasila, ini adalah pemikiran yang keliru,” tegasnya. (Humas Jateng)

×
Berita Terbaru Update