Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hore, Ribuan Rumah Warga Miskin di Brebes Dibantu Pemasangan Listrik Gratis

| Kamis, Desember 01, 2022 WIB | 0 Views


Brebesraya.com - Sebanyak 1.086 rumah yang tempati warga miskin di Kabupaten Brebes mendapat bantuan pemasangan listrik gratis. Selama ini, mereka belum terdaftar di PLN sebagai pengguna listrik.

Warga yang mendapat bantuan pasang baru listrik (BPBL), kriteria utamanya adalah warga tidak mampu. Mereka rata-rata menyambung listrik dari rumah tetangganya.

Salah seorang penerima BPBL di RT 07 RW 04 Desa/Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Sairin mengaku sudah tiga tahun rumahnya menyambung listrik ke tetangga.

"Sekarang punya listrik mandiri, kami sangat bersyukur karena tidak menyambung lagi," kata Sairin, Rabu (30/11/2022).

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Awaluddin Hafid mengatakan, tahun 2022 ada 80.000 warga miskin yang mendapat BPBL. Bantuan sudah terealisasi 100 persen di 22 provinsi. Sedangkan di Brebes ada 1.086 rumah tangga miskin yang menerima bantuan

"Tahun depan bersama Kementerian ESDM, kami targetkan 83.000 rumah tangga miskin menerima bantuan," kata Awaluddin Hafid.

Mengenai keluhan warga terkait seringnya terjadi pemadaman listrik, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah alam, seperti hujan dan angin kencang.

Selain itu juga pepohonan yang sangat memungkinkan mengganggu jaringan listrik. Pihaknya meminta masyarakat turut membantu untuk memangkas pohon yang berpotensi menggangu jaringan listrik.

"Kami menyadari, tanpa bantuan masyarakat akab sulit mengadapi masalah ini," ucapnya.

Anggota Komisi VII DPR, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, di Brebes masih banyak rumah warga miskin yang belum teraliri listrik. Mereka masih menyambung listrik di tetangga rumahnya.

Dia berharap warga miskin di Kabupaten Brebes bisa menggunakan listrik secara mandiri. Ia juga berharap kepada PLN agar tidak sering terjadi lampu mati. Sebab di desa-desa, banyak warga mengeluh sering terjadi pemadaman listrik dengan durasi waktu mencapai 8 jam.

"Penyebab mati lampu juga tidak jelas karena apa. Ini jangan sering terjadi. Kebetulan dari Kementerian ESDM, dan PLN pusat turun ke bawah, mudah-mudahan bisa mendengar keluhan dari masyarakat," katanya. iNews.id

×
Berita Terbaru Update